“Orang bilang, manusia terbiasa memakai topeng. Pada suatu saat dalam perjalanan hidup kita, risiko menjadi diri sendiri terlalu besar, dan kita mulai memasang topeng yang berfungsi sesuai harapan masyarakat. Topeng-topeng itu juga menjadi mekanisme pertahanan diri yang hebat.”

“Menjadi dewasa adalah konsep yang terlalu dibesar-besarkan. Hidup adalah tentang memilih. Setiap hari kita dihadapkan pada begitu banyak pilihan. Pilihlah dengan baik.”

“Percayalah, membiarkan dirimu sengsara hanya untuk menyenangkan orang lain tidak ada hubungannya dengan tanggung jawab.”

“Pilihlah sesuatu dan belajarlah hidup dengan konsekuensinya.”

“Kau yakin kau sudah mengecek rias wajahmu? Matamu kelihatan seperti mata panda.”

“Bila dari dulu aku tahu sebuah tabrakan bisa mempertemukanku dengan wanita cantik sepertimu, aku tak akan mengemudi terlalu hati-hati.”

“Karamel. Aku baru memperhatikan, warna matanya coklat keemasan, seperti sirup karamel yang selalu kucampurkan di kopiku.”

“Ganteng bukan segalanya. Kau belum tahu saja, sewaktu-waktu dia bisa berubah menjadi monster yang mengerikan.”

“Mungkin kau harus berhenti memedulikan apa kata orang tentang dirimu.”

“Aku tidak percaya akan cinta pada pandangan pertama. Tapi harus kuakui, aku menyukai apa yang kulihat pada pandangan pertama.”

“Bila hidup ini memang pertarungan, kita baru tahu siapa yang menang dan kalah di akhir kehidupan. Selama kita masih bernapas, masih ada kesempatan untuk menang.”